Kamis, 21 Juni 2012

Terinspirasi dari kisah "Buah Siamalakama"

TELAH DIBAYAR DENGAN SEGELAS SUSU...
Seorang anak muda miskin yang lapar dan haus disuatu desa harus memberanikan diri mengetuk pintu rumah warga dengan harapan bisa minta bantuan segemgam makanan dan minuman.
Setelah beberapa saat menunggu, pintu dibuka dan ternyata keluar seorang gadis cantik sebaya dengannya sehingga dia tidak bisa mengeluarkan kata2 untuk minta makan karena lapar. Akhirnya ia hanya meminta air putih segelas.
Beberapa Saat sigadis muda keluar dan membawa segelas air susu dan sianak mudapun meminumnya.
Setelah itu sianak muda mengembalikan gelas dan bertanya kepada sigadis muda, berapa harus saya bayar segelas susu yang telah saya minum?
Sigadis muda berkata : “Orang tua kami mengajarkan, bahwa bila kamu memberi jangan mengharapkan bayaran”…..
Singkat cerita, beberapa puluh tahun kemudian….
Seorang wanita desa sakit kronis dan sudah berusaha berobat di desanya dan tidak sembuh sehingga disarankan ke kota.
Siwanita berangkat ke kota dan mengunjungi sebuah rumah sakit terkenal dengan dokternya juga terkenal…….
Seorang dokter dikhabari oleh perawat, bahwa ada seorang wanita desa sedang sakit kronis di ruang ICU. Sidokter melihat dan memeriksa serta mengenal siwanita tersebut ternyata sigadis muda yang pernah dikenalnya didesa.……
Singkat cerita, Siwanita dioperasi oleh team dokter rumah sakit tersebut dan beberapa hari kemudian siwanitapun sembuh.
Saat untuk pulang dan keluar dari rumah sakit, siwanita menerima tagihan. Betapa kagetnya ia melihat jumlah tagihan yang tidak mungkin bisa di bayar…….airmatanya mengalir dipipi, rasa takut dan apa yang akan terjadi bila tidak bisa membayarnya menjadi suatu tanda tanya yang sulit ia jawab.
Setelah beberapa saat siwanita membuka pada lembaran kedua tagihan, dia membaca sebuah tulisan yang tertera “ Tagihan sudah dibayar dengan segelas susu “
Tertanda : dr Kelly.
Kisah ini sdh mengalami edit dari sebuah kisah nyata
Pesan Moral : “Memberi bukan mengharap bayaran”……sanggupkah kita?
MJJKK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar